Berbuat kebaikan (Pseuwisdom 13:1-7)
27 November 2007
1 Kalau misalnya kita sedang naik mobil, terus tiba-tiba ada orang yang tergeletak di pinggir jalan, apa yang kita lakukan?
2 Samaria yang baik hati pasti berkata, "Ayo kita tolong." Orang Jakarta yang cuek dan paranoid bilang, "Ati-ati, paling komplotannya siap-siap menyergap kita."
3 Apakah memang susah yah, berbuat kebaikan tanpa takut tertimpa kejahatan? Apakah kita ikut berdosa apabila menggoda seseorang untuk berbuat kejahatan? Misalnya, memakai perhiasan saat di jalan, meninggalkan tas terbuka, atau misalnya tidak mengunci pintu kamar.
4 Ular dianggap berdosa saat menggoda Adam dan Hawa. Jadi, kita ikut berdosa bila kita secara sadar atau tidak sadar, memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan untuk melakukan tindakan kriminalnya tersebut? Akan tetapi, bukankah itu seperti bilang perempuan cantik ikut berdosa bila dia dilecehkan secara seksual? Atau itu kasus yang berbeda?
5 Nah, sekarang kalau dibalik. Bagaimana jika tindakan kita meskipun tidak menghasilkan kebaikan, tapi ternyata mencegah kejahatan? Bagaimana jika kita baca koran besok harinya dan membaca bahwa komplotan A menodong Bapak X dengan berpura-pura tergeletak di jalan? Bisakah kita bilang ke Bapak itu, "Makanya, jangan bikin kesempatan berbuat dosa yah."
6 Kayak orang bilang ke kita, "Salah kamu sendiri sih, melibatkan diri di situasi yang sulit."
7 Masih belum tahu juga mana yang bener. Tapi yang udah pasti sih, selalu waspada. Kalau misalnya contoh di atas, daripada keluar dari mobil mending telpon ambulan bilang ada kecelakaan sambil berdoa supaya korban jangan mati sebelum ambulannya datang.
Scripture pseuwisdom

Koko, thank you mampirnya ya.. Nice blog! Aku baca2 dulu..
Tina
http://journey.zeventina.com